Kamis, 15 Maret 2012

Pabrik Skutik Honda Buka Lowongan 3.000 Pekerja

img
Jakarta - PT Astra Honda Motor akan membangun pabrik keempat berkapasitas produksi 1,1 juta unit. Pabrik motor skutik ini menyerap tenaga kerja sekitar 3.000 orang.

Untuk rencana ini, AHM yang merupakan perusahaan joint venture PT Astra International Tbk dan Honda Motor Co. dengan komposisi saham 50%:50%, menanamkan modal sebesar Rp 3,128 triliun (sebelumnya ditulis Rp 3,3 triliun).


Dengan demikian total tenaga kerja di pabrik Honda, termasuk yang ada di pabrik yang sudah beroperasi saat ini akan menjadi sekitar 21.000 tenaga kerja.

"Langkah ini merupakan salah satu komitmen kami untuk terus memberikan nilai tambah bagi industri sepeda motor di tanah air sekaligus menciptakan lapangan kerja baru selain juga untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat," kata Executive Vice President Director AHM Johannes Loman dalam siaran pers yang diterima detikOto, Selasa (13/3/2012).

Pabrik keempat AHM ini akan melengkapi tiga pabrik sepeda motor Honda yang sudah ada sebelumnya, yaitu yang berlokasi di Sunter, Pegangsaan, dan Cikarang. Dengan tambahan 1,1 juta unit maka total kapasitas produksi sepeda motor Honda di Indonesia akan mencapai 5,3 juta per tahun.

Pasar sepeda motor Indonesia adalah pasar terbesar ketiga di dunia setelah China dan India. Permintaannya terus meningkat karena ditopang oleh oleh fondasi perekonomian yang stabil dalam beberapa tahun terakhir ini.

Pasar motor nasional tahun 2011 mencatatkan angka tertinggi sepanjang sejarah yaitu sekitar 8,01 juta unit, tumbuh 8,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Penjualan AHM pada tahun 2011 tercatat 4,27 juta unit, tumbuh 25,1%dibandingkan tahun sebelumnya, atau jauh malampaui pertumbuhan pasar. Pada tahun 2012,

AHM menargetkan dapat menjual 4,6-4,8 juta unit sepeda motor dengan prediksi bahwa total pasar akan meningkat menjadi sekitar 8,4-8,7 juta unit.

"AHM akan tetap berusaha untuk menjawab harapan para konsumen dengan memberikan produk yang berkualitas dengan harga terjangkau dan ramah lingkungan sesuai dengan kebutuhan konsumen," ujar Loman.



sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar